Kisah Heroik Ki Bagus Rangin, Ksatria Gagah Berani dari Bantarjati Majalengka
Kisah heroik pertempuran Ki Bagus Rangin melawan penjajah Belanda diabadikan dalam bentuk relief yang terpahat megah di Taman Sejarah, Majalengka. (FOTO: Hendri Firmansyah/TIMES Indonesia)

Kisah Heroik Ki Bagus Rangin, Ksatria Gagah Berani dari Bantarjati Majalengka

Dalam sejumlah literatur sejarah, terangkum bahwa Ki Bagus Rangin adalah salah satu tokoh terkemuka di Bantarjati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat di sekira tahun 1761. ...

TIMES Majalengka,Selasa 10 Oktober 2023, 12:44 WIB
195.4K
H
Hendri Firmansyah

MAJALENGKADalam sejumlah literatur sejarah, terangkum bahwa Ki Bagus Rangin adalah salah satu tokoh terkemuka di Bantarjati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat di sekira tahun 1761.

Hingga kini di sejumlah daerah di Jawa Barat nama Ki Bagus Rangin diabadikan sebagai seorang pejuang yang berani dan tegas dalam menghadapi penjajah Belanda selama Perang Cirebon yang berlangsung dari tahun 1805 hingga 1812.

article
Bupati Majalengka, H Karna Sobahi meresmikan bangunan area makam Ki Bagus Rangin di Desa Sukawana, Kecamatan Kertajati, Majalengka. (FOTO: Hendri Firmansyah/TIMES Indonesia)

Ki Bagus Rangin memiliki semangat ksatria yang luar biasa untuk melawan kekejaman penguasa, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Ki Bagus Rangin juga dikenal sebagai seorang yang sangat paham dalam ilmu agama. Di setiap kesempatan, ia tidak hanya memimpin perlawanan fisik tetapi juga mengobarkan semangat perlawanan melalui khotbah pembangkitan.

Pada tanggal 25 Februari 1806, terjadi pertemuan pertama antara pasukanKi  Bagus Rangin dan pasukan kolonial Hindia Belanda.

article
Bupati Majalengka, H Karna Sobahi berfose bersama dengan warga masyarakat di sekitar area makam Ki Bagus Rangin. (FOTO: Hendri Firmansyah/TIMES Indonesia)

Ki Bagus Rangin tidak berjuang sendirian, melainkan didukung oleh pasukan dari berbagai daerah seperti Jatitujuh, Rajagaluh, Bangawan Wetan, Sumber, Bantarjati, Cikao, Kandanghaur, Kuningan, Linggarjati, Luragung, Maja, Sumedang, Karawang, dan Subang.

Namun, perang di Bantarjati yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 29 Februari 1812 akhirnya menjadi perang terakhir bagi Bagus Rangin, yang berakhir dengan kekalahan pihaknya.

Pada tanggal 27 Juni 1812, Bagus Rangin akhirnya tertangkap oleh pasukan Belanda di daerah Panongan, Jatitujuh.

Meskipun perjuangannya berakhir dengan penangkapan ini, warisannya sebagai pejuang yang gagah berani tetap hidup dalam sejarah Majalengka dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya dalam mempertahankan hak dan martabat tanah air.

Makam Ki Bagus Rangin Direvitalisasi

Pemkab Majalengka telah merevitalisasi bangunan area makam Ki Bagus Rangin di Desa Sukawana, Kecamatan Kertajati, sebagai upaya melestarikan keberadaan situs yang memiliki nilai penting dalam sejarah.

Area makam yang telah direvitalisasi ini bukan hanya tempat bersemayam Buyut Ki Bagus Rangin, tetapi juga merupakan tempat peristirahatan abadi bagi tokoh pejuang pendahulu lainnya, seperti Buyut Ki Bagus Bangin dan Buyut Panganten.

"Perbaikan area ini, diharapkan dapat menghidupkan kembali penghormatan terhadap mereka yang telah berjuang untuk kemerdekaan dan perkembangan daerah ini," ungkap Bupati Karna Sobahi, Selasa (10/10/2023).

Bupati menuturkan, bahwa heroisme dari perjuangan Ki Bagus Rangin sangatlah menginspirasi sekaligus salah satu tokoh yang tak kenal lelah dalam berjuang demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat Majalengka di masa lalu.

"Revitalisasi makam ini ditujukan sebagai bentuk pemeliharaan sekaligus penghormatan kita kepada para pejuang yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kemajuan Majalengka," ungkapnya.

Di samping itu, diharapkan tempat ini menjadi destinasi wisata religi dan edukasi sejarah bagi masyarakat lokal dan pengunjung, sehingga semangat perjuangan Ki Bagus Rangin dan para pejuang lainnya akan tetap hidup dalam sanubari.

Seperti diketahui, kisah heroik pertempuran Ki Bagus Rangin melawan penjajah Belanda diabadikan dalam bentuk relief yang terpahat megah di Taman Sejarah. Tempat ini berlokasi di kawasan bundaran tugu ikonik bola dunia, Kelurahan Munjul, Kabupaten Majalengka. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Hendri Firmansyah
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Majalengka, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.