Di Balik Tragedi Maut Elf, Polres Majalengka Lakukan Pulihkan Trauma Korban Selamat
Polres Majalengka gelar trauma healing di RSUD Cideres bagi korban kecelakaan elf maut. Pendampingan emosional jadi penguat mental di tengah luka.
MAJALENGKA – Di tengah ruang perawatan yang sunyi dan diliputi kecemasan, secercah harapan perlahan tumbuh. Bukan hanya dari alat medis atau tindakan dokter, tetapi dari sentuhan kemanusiaan yang hadir tanpa gemuruh sirine. Di momen inilah, jajaran Polres Majalengka menunjukkan sisi lain pengabdian mereka.
Dipimpin Ipda Dony Arivanto bersama Ipda Ade, kegiatan trauma healing digelar di RSUD Cideres pada Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi para korban kecelakaan lalu lintas yang masih menjalani perawatan intensif.
Kehadiran aparat kepolisian itu bukan sekadar kunjungan formal. Dengan pendekatan humanis, mereka menghadirkan kehangatan di tengah rasa sakit. Para korban diajak berbincang, diberikan motivasi, serta didampingi secara emosional, sebuah langkah sederhana yang menjadi kunci memulihkan luka batin yang tak kasatmata.
Di balik luka fisik yang masih membekas, tersimpan trauma mendalam, ketakutan, dan kecemasan yang kerap sulit diungkapkan. Trauma healing menjadi jembatan penting untuk menguatkan mental, mengembalikan rasa percaya diri, sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi para korban.
"Kami berharap para korban bisa merasa lebih tenang, nyaman, dan kembali memiliki semangat untuk pulih," ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasi Dokkes Ipda Dony Arivanto.
Hal senada disampaikan Ipda Ade, yang menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak semata tentang penegakan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman dan dukungan moral di saat masyarakat menghadapi musibah.
Kegiatan ini pun disambut hangat oleh para korban dan keluarga. Di tengah situasi sulit, perhatian kecil itu menjelma menjadi kekuatan besar menguatkan, menenangkan, dan mengingatkan bahwa mereka tidak sendiri.
Diketahui, para pasien tersebut merupakan korban tragedi kecelakaan mobil elf yang terjun ke jurang di wilayah Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Majalengka, pada Senin malam (23/3/2026). Insiden nahas itu merenggut enam nyawa pemudik asal Rengasdengklok, Karawang, dari total 21 penumpang.
Di balik seragam yang tegas, tersimpan kepedulian yang tulus. Dan di ruang-ruang perawatan RSUD Cideres, Kabupaten Majalengka itu, harapan perlahan kembali menemukan jalannya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

