Penerimaan Opsen PKB dan BBNKB 2025 Tembus Rp83,6 Miliar, Perkuat PAD Majalengka
P3DW Majalengka bersma Bapenda Majalengka melakukan kunjungan kerja ke Bupati Majalengka, H Eman Suherman. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

Penerimaan Opsen PKB dan BBNKB 2025 Tembus Rp83,6 Miliar, Perkuat PAD Majalengka

Sepanjang 2025, penerimaan dari opsen PKB dan BBNKB tercatat mencapai puluhan miliar rupiah, menjadi salah satu penopang utama PAD Majalengka.

TIMES Majalengka,Rabu 8 April 2026, 21:10 WIB
1.6K
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKAKinerja pendapatan daerah Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan tren positif.

Sepanjang tahun 2025, penerimaan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tercatat mencapai puluhan miliar rupiah, menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Data yang dihimpun dari Pemerintah Kabupaten Majalengka mencatat, realisasi opsen PKB tahun 2025 mencapai Rp56.055.088.300, sementara opsen BBNKB menyentuh angka Rp27.626.062.600.

Secara keseluruhan, total penerimaan dari kedua sektor tersebut menembus Rp83,6 miliar.

Capaian ini diungkapkan dalam momen silaturahmi dan kunjungan kerja Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Majalengka kepada Bupati Majalengka, H Eman Suherman di Pendopo Majalengka, Rabu (8/4/2026).

Kepala P3DW Majalengka, Ricky Budiman Faried, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.

"Penerimaan opsen PKB dan BBNKB tahun 2025 menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor serta kepatuhan wajib pajak yang semakin baik," ujarnya.

Menurutnya, opsen PKB dan BBNKB memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur fiskal daerah. Selain sebagai sumber PAD, penerimaan ini juga menjadi indikator pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya dari sektor kepemilikan kendaraan bermotor.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar, menegaskan bahwa optimalisasi sektor pajak kendaraan akan terus menjadi prioritas dalam strategi peningkatan pendapatan daerah ke depan.

"Kami terus mendorong inovasi pelayanan dan peningkatan kualitas sistem pemungutan pajak, agar potensi opsen PKB dan BBNKB dapat tergali secara maksimal," kata Rachmat.

Sementara itu, Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, mengapresiasi capaian tersebut dan menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja serta memperkuat kolaborasi antarinstansi.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan PAD melalui sektor pajak daerah harus diiringi dengan pelayanan publik yang semakin baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan capaian ini, Pemkab Majalengka optimis sektor pajak kendaraan bermotor akan terus menjadi tulang punggung pendapatan daerah, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Majalengka, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.