Perjuangan Berujung Duka, PMI Asal Majalengka Wafat di Kamboja, Baznas Bergerak Cepat
Baznas Kabupaten Majalengka memberikan santunan kepada keluarga PMI yang meninggal di Kamboja. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

Perjuangan Berujung Duka, PMI Asal Majalengka Wafat di Kamboja, Baznas Bergerak Cepat

PMI asal Majalengka meninggal di Kamboja. Baznas hadir beri santunan dan dukungan moral bagi keluarga, sekaligus mengawal proses pemulangan jenazah ke tanah air.

TIMES Majalengka,Jumat 10 April 2026, 11:14 WIB
339
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKADuka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Deri (25), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang meninggal dunia di Kamboja.

Di tengah suasana haru tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka hadir memberikan dukungan moral dan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran Baznas merupakan wujud nyata kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi ujian berat. 

Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, turun langsung menemui kedua orang tua almarhum untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung, sekaligus menyerahkan bantuan.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam menjalankan amanah kemanusiaan, sekaligus tindak lanjut arahan Bupati Majalengka agar Baznas senantiasa hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi duka.

"Almarhum Deri dikenal sebagai sosok pekerja keras yang merantau ke luar negeri demi memperbaiki kondisi ekonomi keluarga," ujar Agus Asri Sabana, Jumat (10/4/2026)

Keputusannya menjadi PMI didorong oleh keinginan mulia untuk membantu orang tua serta membiayai pendidikan adiknya. Perjuangan tersebut kini menjadi kenangan sekaligus teladan tentang pengorbanan seorang anak bagi keluarganya.

Di sisi lain, Baznas Kabupaten Majalengka juga terus melakukan koordinasi lintas sektor guna mengawal proses pemulangan jenazah almarhum ke tanah air.

Upaya tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM (DK2UKM), Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), hingga Kementerian Luar Negeri.

"Santunan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga, sekaligus menjadi penguat di tengah masa sulit yang tengah dihadapi," katanya.

Doa dan harapan pun mengiringi kepergian almarhum, agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi para pekerja migran di luar negeri, sekaligus pentingnya perlindungan dan perhatian berkelanjutan dari berbagai pihak terhadap mereka dan keluarganya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Majalengka, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.