Bupati Majalengka, Karna Sobahi meminta masyarakat untuk waspada, melihat angka Covid-19 yang melonjak, khususnya di wilayah kota berjuluk Angin. ... ...
MAJALENGKA – Bupati Majalengka, Karna Sobahi meminta masyarakat untuk waspada, melihat angka Covid-19 yang melonjak, khususnya di wilayah kota berjuluk Angin.
Bupati mengaku lonjakan sudah mulai terpantau sejak beberapa pekan terakhir, sehingga saat ini jumlah alami lonjakan. Terlebih, adanya kluster sekolah yang terjadi di SMAN 1 Bantarujeg beberapa waktu lalu.
"Adanya lonjakan kasus Covid-19 di Majalengka, lantaran adanya kelalaian dari masyarakat akan bahaya Covid-19 yang mungkin dirasa sudah mulai hilang," ungkap Karna Sobahi saat rakor bersama unsur Forkopimda dan seluruh elemen lainnya secara virtual, Senin (7/2/2022).
Sehingga, kata dia, mereka (masyarakat) terlena terbawa situasi di mana beberapa bulan kebelakang angka Covid-19 di Kabupaten Majalengka dalam keadaan landai. Hal demikianlah yang menyebabkan Covid-19 kembali menyerang.

Karna Sobahi menambahkan, terkait antisipasi Covid-19 varian Omicron di wilayah administrasinya tersebut, ia meminta khususnya masyarakat agar tetap waspada, melihat lonjakan Covid-19 yang terus meningkat.
"Kita meminta masyarakat untuk tetap waspada, karena banyak sekali kasusnya yang tidak bergejala. Makanya tetap jaga kesehatan. Kami pemerintah bersama rekan - rekan Forkopimda ini dapat melewati gelombang ketiga ini," ujarnya.
"Meski saat ini di Kabupaten Majalengka tidak ada masyarakat yang terpapar virus varian Omicron, tetapi masyarakat harus memperketat kembali protokol kesehatan," imbaunya.
Tak hanya itu, protokol kesehatan di berbagai tempat. Seperti di objek wisata, ruang publik, di pasar-pasar dan pusat pembelanjaan juga harus diperhatikan. Sehingga, lanjut dia, dengan kembali memperkuat kekuatan di berbagai segmen tentunya akan dapat menangkal bahaya sebaran Covid-19, khususnya varian Omicron.
Dengan meningkatkan kewaspadaan akan bahaya sebaran Covid varian baru Omicron, diharapkan khususnya di Kabupaten Majalengka tidak ada masyarakat yang terpapar virus varian Omicron tersebut.
"Selain itu upaya lainnya yang tengah kita gencar dilakukan yaitu dengan mengejar capaian target vaksinasi yang harus dicapai dengan maksimal. Semoga dengan ikhtiar bersama ini dapat menangkal virus Covid-19, baik itu varian lama maupun varian baru Omicron di Kabupaten Majalengka," jelas Karna Sobahi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



