TIMES MAJALENGKA, MAJALENGKA – Pemkab Majalengka terus memperkuat kualitas kepemimpinan aparatur sipil negara melalui kegiatan Camp Leadership Langkung SAE yang digelar di Bumi Perkemahan Talaga Pancar, Sindangwangi.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT KORPRI ke-54 dengan fokus pada penguatan karakter dan budaya pelayanan publik yang humanis.
Berbeda dari tahun sebelumnya, kegiatan tahun ini mengangkat pendekatan pembinaan ASN berbasis leadership experience, yang menempatkan pejabat sebagai figur kunci dalam mendorong perubahan birokrasi.
Tema "Bersama Menginspirasi Perubahan untuk Majalengka Langkung SAE" diresmikan langsung oleh Bupati Majalengka dan dihadiri jajaran pejabat eselon II dan III.
Penguatan Budaya Kerja Humanis Melalui Prinsip 3M
Bupati Majalengka H. Eman Suherman menekankan pentingnya membangun pelayanan publik yang tidak hanya efisien, tetapi juga berorientasi pada nilai kemanusiaan.
Ia mempertegas konsep 3M Kepemimpinan ASN. Yakni Melindungi, Memudahkan, dan Membahagiakan, yang dinilai menjadi fondasi perubahan birokrasi.
Melindungi
Pejabat dituntut hadir sebagai pelindung masyarakat, memahami dinamika sosial, dan cepat merespons persoalan di lapangan.
Memudahkan
Setiap kebijakan dan layanan publik harus disederhanakan, transparan, dan memprioritaskan kemudahan akses bagi warga.
Membahagiakan
Pemerintah daerah diarahkan untuk menciptakan lingkungan sosial yang sejahtera melalui pembangunan merata, peningkatan layanan, dan pemenuhan kebutuhan dasar.

"Prinsip 3M adalah tanggung jawab moral kita sebagai aparatur negara. Pejabat harus menjadi Pelindung, Pemudah, dan Pembahagia bagi masyarakat Majalengka," ujar Bupati Eman Suherman, Minggu (30/11/2025)
Leadership Camp Jadi Ruang Refleksi dan Transformasi
Sekda Majalengka Aeron Randi mengatakan, Camp Leadership Langkung SAE dirancang sebagai ruang pembelajaran yang menggabungkan diskusi, simulasi kepemimpinan, outbound, hingga sesi penguatan motivasi.
"Tujuannya adalah menciptakan aparatur yang adaptif, berintegritas, dan mampu merespons dinamika pelayanan publik modern," ungkap Sekda Majalengka, Aeron Randi.
Menurut Aeron yang juga Ketua KORPRI Majalengka, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali jati diri ASN sebagai pelayan masyarakat.
"Banyak materi yang membuat kami tersadar bahwa pelayanan publik bukan hanya tugas, tapi amanah. Penegasan Bupati tentang 3M sangat relevan untuk ASN saat ini," ungkapnya.
Pemkab Majalengka berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan ASN sekaligus mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah.
"Melalui penguatan karakter birokrasi, visi Majalengka Langkung SAE diharapkan semakin mudah diwujudkan," harapnya.
Selain sesi materi, kegiatan Camp Leadership Langkung SAE juga diisi dengan kegiatan kebersamaan seperti lomba memasak dan aktivitas outbound yang memperkuat solidaritas antar pejabat di Kabupaten Majalengka. (*)
| Pewarta | : Jaja Sumarja |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |