UKM Madu Majalengka Merambah hingga ke Luar Pulau Jawa
UMKM di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mulai melirik dan mengembangkan bisnis madu. Kualitas madu yang bagus telah menempatkan madu produk asal Kota Angin itu diminat ...
MAJALENGKA – UMKM di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mulai melirik dan mengembangkan bisnis madu. Kualitas madu yang bagus telah menempatkan madu produk asal Kota Angin itu diminati banyak orang di Indonesia.
Seperti yang dilakukan Habibie telah menekuni usaha madunya tersebut sejak dua belas bulan yang lalu. Sudah setahun berjalan. Memasuki tahun kedua, Habibie telah menancapkan usaha Kian Jaya Madunya menjadi lebih tertib dan terencana.
Bahkan madu alam yang didapat dan diproduksi oleh petani lokal tersebut, kini Ijin PIRT pun telah keluar. Pemasaran semula dari mulut ke mulut diantara orang dekat, kini merambah ke pasar Luar Jawa.
"Ini untuk dikirim ke luar pulau Jawa, ke Makassar," ungkap pengusaha Kian Jaya Madu, Mohammad Habibie saat ditemui di kiosnya di jalan raya Palasah - Jatiwangi, Majalengka (Cirebon - Kadipaten- Bandung), Jumat (17/12/2021).

Selain dikirim ke Makassar, pihaknya juga pernah mendapatkan orderan madu sebanyak lima kilogram untuk dikirimkan ke Aceh. "Bulan lalu, saya dapat order dari orang Aceh. Itu suatu kebanggaan. Ini potensi UKM lokal yang menjanjikan," ujarnya.
Madu yang paling favorit dan banyak dipesan. Yakni, Madu Akasia, rasanya yang sedikit ada asam - asamnya itu terasa menyegarkan di lidah. "Madu Akasia cukup banyak dipesan, sebulan bisa nyampai 120 kilogram pesanan madu," ucapnya.
Habibie kini semakin optimis. UKM madunya tersebut sudah disuport oleh pemerintah daerah. Terpenting dari berkah usahanya, yakni kesehatannya yang senantiasa terjaga dan terawat. "Kami panen setiap bulan, biasanya setiap 20 hari sekali," jelasnya.
Sementara itu, seorang pelanggan setia Kian Jaya Madu, Ade mengatakan, meski dikemas dalam bentuk botol dan jerigen plastik, namun rasa dan wangi madu alaminya tetap terjaga. "Saya pernah diajak langsung ke lokasi ternak ketika panen madu, itu benar-benar madu alam," jelas Ade menyakinkan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




