STS Berbasis Digital Diterapkan di SD Majalengka, Efisiensi Anggaran dan Digitalisasi Pendidikan
Pelajar SD di Kabupaten Majalengka tengah mengikuti penilaian STS berbasis digital. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

STS Berbasis Digital Diterapkan di SD Majalengka, Efisiensi Anggaran dan Digitalisasi Pendidikan

STS berbasis digital di SD Majalengka resmi diterapkan, tekan biaya pendidikan dan dorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.

TIMES Majalengka,Kamis 9 April 2026, 15:00 WIB
456
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKASuasana ruang kelas di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kini tampak berbeda. Tak lagi dipenuhi tumpukan kertas soal, pelaksanaan Penilaian Sumatif Tengah Semester (STS) justru bergeser ke layar digital, menandai babak baru transformasi pendidikan di daerah tersebut.

Sejak Senin (6/4/2026), Dinas Pendidikan Majalengka resmi menerapkan sistem penilaian berbasis digital di seluruh SD. Kebijakan ini tidak hanya mengubah metode evaluasi belajar siswa, tetapi juga menjadi strategi konkret dalam menekan beban anggaran pendidikan sekaligus mempercepat adaptasi teknologi di lingkungan sekolah.

Langkah ini selaras dengan arah kebijakan nasional yang didorong oleh Prabowo Subianto, yang menempatkan digitalisasi pendidikan sebagai salah satu prioritas utama. Dukungan pemerintah pusat pun diwujudkan melalui distribusi perangkat Interaktif Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah sebagai sarana pembelajaran interaktif.

Implementasi di lapangan dilakukan secara bertahap sesuai jenjang kelas. Untuk siswa kelas 1 hingga 3, proses penilaian dilakukan menggunakan IFP, di mana soal ditampilkan melalui layar di depan kelas dan dipandu langsung oleh guru. Sementara itu, siswa tetap mengerjakan jawaban secara manual di lembar yang disediakan.

Berbeda dengan kelas bawah, siswa kelas 4 hingga 6 sudah sepenuhnya memanfaatkan perangkat digital. Ujian dilaksanakan melalui handphone dengan berbagai platform seperti Google Form, Moodle, Web CBT, hingga Web DAAI Score yang telah disiapkan oleh masing-masing sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, RD Umar Maruf, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bagian dari strategi efisiensi anggaran yang terukur.

"Dengan sistem digital, biaya operasional seperti pencetakan soal bisa ditekan. Anggaran dari dana BOS yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan tersebut dapat dialihkan ke pos lain yang lebih produktif," ujarnya, Kamis (9/4/2026)

Lebih jauh, ia menyebut program ini sebagai bentuk inovasi daerah dalam mendukung program pembangunan yang diusung Pemerintah Kabupaten Majalengka. 

Digitalisasi penilaian dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi "Majalengka Langkung SAE" yang menekankan kemajuan berbasis efisiensi dan teknologi.

Tak hanya itu, pemanfaatan IFP untuk kelas bawah juga menjadi langkah optimalisasi bantuan pemerintah pusat, sehingga proses belajar mengajar dan evaluasi berjalan lebih interaktif serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

Di sisi lain, kesiapan infrastruktur turut menjadi perhatian utama. Sekolah-sekolah telah mengantisipasi berbagai kendala teknis dengan menyediakan fasilitas pendukung, mulai dari peminjaman perangkat handphone hingga penyediaan akses internet bagi siswa.

Sementara itu, Ketua Koordinator Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Majalengka, Ading, menegaskan bahwa penerapan ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya digital sejak dini.

"Untuk kelas 1 sampai 3 menggunakan Interaktif Flat Panel dengan panduan guru, sedangkan kelas 4 hingga 6 sudah menggunakan berbagai aplikasi berbasis digital melalui handphone," jelasnya.

Menurutnya, skema tersebut tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan pengalaman belajar digital yang terstruktur bagi siswa tanpa membebani orang tua, karena seluruh fasilitas telah difasilitasi oleh pihak sekolah.

Melalui penerapan STS berbasis digital ini, Pemkab Majalengka mempertegas komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih modern, efisien, dan selaras dengan perkembangan teknologi serta kebijakan nasional, sebuah langkah nyata menuju masa depan pendidikan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Majalengka, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.