Kunjungi Muhammadiyah Majalengka, Wamendikdasmen Tegaskan Komitmen Revitalisasi Sekolah
Wamendikdasmen RI, Fajar Riza Ul Haq (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

Kunjungi Muhammadiyah Majalengka, Wamendikdasmen Tegaskan Komitmen Revitalisasi Sekolah

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meninjau program revitalisasi sekolah di Majalengka dengan target 71 ribu sekolah pada 2026 sebagai upaya peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur pendidikan nasional.

TIMES Majalengka,Selasa 21 April 2026, 19:01 WIB
985
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKAWakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq melakukan kunjungan kerja ke lingkungan Muhammadiyah di Kabupaten Majalengka, Selasa (21/4/2026).

Di kesempatan ini, ia menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen terus mengakselerasi program revitalisasi sekolah sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Provinsi Jawa Barat disebut menjadi salah satu wilayah prioritas dengan jumlah penerima program terbanyak.

Wamendikdasmen Fajar mengungkapkan bahwa tingginya alokasi anggaran untuk Jawa Barat dilatarbelakangi oleh banyaknya sekolah yang masih membutuhkan perbaikan infrastruktur.

Pada tahun sebelumnya, nilai anggaran revitalisasi di wilayah ini bahkan mendekati Rp1,5 triliun.

"Jawa Barat termasuk yang paling besar alokasinya, karena memang kebutuhan perbaikan sekolah masih sangat tinggi," ujarnya.

Secara nasional, pemerintah menargetkan sekitar 71 ribu sekolah akan masuk dalam program revitalisasi pada 2026.

Untuk merealisasikan target ambisius tersebut, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp80 hingga Rp90 triliun, yang saat ini masih dalam proses penghitungan oleh Kementerian Keuangan.

Fajar menjelaskan, estimasi tersebut mengacu pada capaian tahun sebelumnya, di mana anggaran sebesar Rp16,9 triliun berhasil digunakan untuk memperbaiki sekitar 16 ribu sekolah.

Lonjakan target hingga lebih dari empat kali lipat pada tahun ini turut berdampak pada peningkatan kebutuhan anggaran secara signifikan.

Di tengah dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, pemerintah memastikan komitmen terhadap sektor pendidikan tetap menjadi prioritas.

Program revitalisasi sekolah justru mengalami peningkatan drastis dari sisi jumlah sasaran.

"Tahun lalu sekitar 16 ribu sekolah, sekarang menjadi 71 ribu. Ini lompatan yang sangat signifikan," tegasnya.

Lebih jauh, pemerintah menargetkan program ini dapat berkelanjutan hingga 2029, dengan total sekitar 300 ribu sekolah di seluruh Indonesia mendapatkan perbaikan.

Target tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan merata di berbagai daerah.

"Jika target ini tercapai, hampir seluruh sekolah di Indonesia akan berada dalam kondisi yang lebih baik untuk mendukung proses belajar mengajar," pungkas Fajar.

Program revitalisasi ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional, sekaligus menjawab tantangan ketimpangan infrastruktur pendidikan di berbagai wilayah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Majalengka, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.