Gank Kondom di Kabupaten Majalengka. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

Kisah di Balik Nama 'Gang Kondom' di Majalengka

Bagi sebagian orang, nama tersebut mungkin terdengar vulgar. Namun di balik nama yang mengundang rasa penasaran itu, tersimpan sejarah kampanye program Keluarga Berencana (KB) di Desa Cieurih.

TIMES Majalengka,Rabu 12 Agustus 2026, 16:32 WIB
249
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKADi tengah permukiman warga Desa Cieurih, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tersimpan sebuah nama gang yang terdengar tak biasa. Namanya Gang Kondom.

Bagi sebagian orang, nama tersebut mungkin terdengar vulgar. Namun di balik nama yang mengundang rasa penasaran itu, tersimpan sejarah kampanye program Keluarga Berencana (KB) di Desa Cieurih.

Kepala Desa Cieurih, Acep Beni Budianudin, mengatakan Gang Kondom berada di Blok Panyindangan, kawasan yang pernah ditetapkan sebagai salah satu Kampung KB.

Menurut Acep, keberadaan Gang Kondom sudah ada sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa. Saat itu, ia masih aktif sebagai Ketua Karang Taruna. Nama tersebut diperkirakan muncul sekitar 2019, ketika program Kampung KB tengah gencar digalakkan pemerintah.

"Gang Kondom itu ada di Blok Panyindangan. Dulu kawasan tersebut merupakan Kampung KB. Jadi nama gang itu memang berkaitan dengan program KB," kata Acep, Rabu (12/8/2026).

Nama Gang Kondom bukan satu-satunya nama jalan yang berkaitan dengan kampanye keluarga berencana di kawasan tersebut. Sejumlah gang lain juga disebut memiliki nama yang terinspirasi dari program KB, meski Acep mengaku sudah tidak mengingat seluruhnya.

Jejak kampanye KB yang Mulai Memudar

Menurut Acep, papan nama Gang Kondom yang dahulu menjadi penanda lokasi sudah tidak lagi terpasang. Seiring waktu, papan tersebut roboh atau tercabut akibat berbagai aktivitas pembangunan dan rehabilitasi rumah warga.

Meski papan namanya hilang, nama Gang Kondom masih dikenal dan digunakan sebagian warga hingga kini. Namun, nama tersebut belakangan tidak banyak disebut dalam percakapan maupun kegiatan resmi masyarakat.

Acep mengatakan, salah satu alasannya adalah persepsi bahwa nama tersebut terdengar terlalu vulgar. Padahal, sejak awal, penamaan itu dimaksudkan sebagai bagian dari edukasi mengenai program keluarga berencana.

"Sebetulnya tujuannya untuk edukasi, karena kampung tersebut adalah Kampung KB. Cuma sekarang menurut kami nama Gang Kondom terlalu vulgar, sehingga jarang disebut," ujarnya.

Bagi pemerintah desa, keberadaan nama tersebut bukan sekadar keunikan administratif sebuah kampung. Di dalamnya terdapat cerita mengenai bagaimana pesan edukasi KB pernah dikemas dengan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kini, Desa Cieurih kembali membuka peluang untuk menghidupkan semangat Kampung KB.

Acep mengatakan, sebelumnya sempat ada tawaran agar wilayah tersebut kembali menjadi Kampung KB. Namun, agenda dan berbagai kegiatan desa membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

"Kemungkinan nanti kalau ada tawaran lagi untuk menjadi Kampung KB, insyaallah kami siap, bahkan kalau memungkinkan menjadi percontohan Kampung KB," katanya.

Jika program tersebut kembali berjalan, bukan tidak mungkin jejak lama Kampung KB di Blok Panyindangan kembali mendapat perhatian.

Termasuk sebuah nama gang yang terdengar nyeleneh, tetapi menyimpan pesan edukasi: Gang Kondom, sebuah jejak unik program keluarga berencana yang masih bertahan dalam ingatan warga Cieurih, Majalengka. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Majalengka, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.