Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto meraih penghargaan "Special Achievement Award" bidang tokoh pemimpin inovatif dalam ajang Anugerah TIMES Indonesia (ATI) ...
MAJALENGKA – Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto meraih penghargaan "Special Achievement Award" bidang tokoh pemimpin inovatif dalam ajang Anugerah TIMES Indonesia (ATI) 2021, pada Sabtu (26/2/2022).
Penghargaan tersebut dianugerahkan sebagai apresiasi atas keberhasilan Kodim 0617/Majalengka dalam langkah-langkah program strategis inovatif terhadap pemulihan ekonomi di puncak pandemi Covid-19.
Letkol Inf Andik Siswanto dinilai berperan penting dalam menghadirkan inovasi dan kreativitasnya dengan menciptakan produk unggulan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif "Sereh Wangi Sugih Mukti. Adapun Program "Sereh Wangi Sugih Mukti" adalah pemanfaatan lahan kritis menjadi produktif menuju ekonomi kerakyatan, dengan budidaya sereh wangi.
Sehingga hal tersebut, berdampak positif dengan terciptanya lapangan pekerjaan bagi sebagian warga masyarakat Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, meski di tengah terpaan pandemi Covid-19.
UMKM Sereh Wangi Sugih Mukti sendiri, telah melahirkan berbagai produk unggulan yang terbuat dari rempah - rempah tradisional. Seperti, wedang uwuh sugih mukti, essensial oil (aroma terapi), minyak angin, pewangi pakaian, pengharum ruangan dan mobil serta pembersih/pengharum lantai, hand sanitizer dan pembersih lantai hingga penghemat BBM AMR serta lainnya.

Ini merupakan langkah konkret yang ditempuh dari hulu sampai hilir, tetap produktif walaupun dimasa pandemi Covid 19. Dan sampai dengan saat ini telah menjalar ke beberapa desa yang ikut serta dalam perluasan budi daya sereh wangi hingga sudah mencapai puluhan hektar.
Ketua ATI 2021, Muhamad Irfan Ansori mengatakan, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto pantas menerima award tersebut, karena selain sukses dalam mengendalikan pandemi Covid-19, juga sekaligus dapat membawa manfaat kemajuan ekonomi di Kabupaten Majalengka.
Menurut Irfan Ansori, penghargaan diberikan oleh media online berjaringan nomor satu di Indonesia dan empat mancanegara ini kepada Letkol Inf Andik atas dedikasi, prestasi dan konsistensinya dalam membangun Bumi Sindangkasih khususnya dan Jawa Barat pada umumnya.
Apalagi saat ini, dijelaskan Irfan Ansori, bahwa Letkol Inf Andik Siswanto, juga tengah mengembangkan untuk mengembalikan salah satu icon di kota berjuluk Angin ini dengan cara budidaya benih ikan gurame yang melibatkan langsung prajurit TNI dan masyarakat.
Terlebih saat ini adanya demplot ketahanan pangan budidaya benih ikan gurame yang bekerjasama antara Koperasi Sindangkasih dengan peternak Sugihmukti yang merupakan gagasan Kodim 0617/Majalengka itu, tentunya akan bermuara pada kesejahteraan para prajurit TNI dan masyarakat serta kemaslahatan Bangsa Indonesia.
"Sehingga melalui program UMKM dari produk Sereh Wangi Sugih Mukti dan budidaya benih ikan gurame ini, kami menilai akan menjadi penguatan terhadap ekonomi skala mikro, kecil dan menengah menjadi prioritas terciptanya fundamental ekonomi yang kokoh," jelasnya.
Sehingga alasan itulah Tim Anugerah TIMES Indonesia memutuskan Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto, layak diberikan penghargaan dan dinobatkan sebagai Spesial Achievement Award, bidang tokoh pemimpin inovatif dalam ajang bergengsi ATI 2021
Sementara itu, Chief Eksekutif Officer (CEO) TIMES Indonesia, Khoirul Anwar mengatakan, pemberian anugrah ini sebagai bentuk energi positif kepada para pejabat daerah. Dimana di era pasca pandemi ini, TIMES Indonesia mengajak semua untuk terus Fight dalam melawan pandemi Covid-19.
"Peran media turut bersama Pemerintah membangkitkan semangat. Konsep TIMES Indonesia ini adalah menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah," katanya di salah satu hotel yang ada di Kota Cirebon, Sabtu (26/2/2022).
TIMES Indonesia, lanjut Khoirul, memposisikan diri sebagai media yang mengusung jurnalisme positif. Ini dilakukan karena saat ini banyak informasi yang disebarkan dengan kecenderungan bernada negatif.
"Karena ketika kita melihat rekam jejak informasi cenderung negatif, memang asas teori jurnalisme itu sampaikan kebenaran walaupun pahit, tapi juga harus dalam artian yang positif," ujarnya.
Menurut Khoirul, fakta itu ada dua, ada fakta positif dan negatif. "Pemerintah itu butuh energi positif. Agar imunnya kuat melaksanakan kerjanya," lanjutnya.
Khoirul menambahkan, TIMES Indonesia juga mengemban konsep trilogi jurnalisme, yakni inspiring, building dan positive thinking. Termasuk menghargai dan memberikan apresiasi kepada siapa pun baik kepala daerah ataupun pejabat lainnya.
"Karena energi itu harus disampaikan bersama sama. Agar kita bisa kuat," ungkapnya.
Pria yang mempunyai pengalaman sebagai wartawan selama puluhan tahun ini menyampaikan, TIMES Indonesia selalu ingin berkolaborasi tidak hanya menyampaikan spirit, tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi membantu daerah untuk mengajak masyarakat turut serta membangun daerahnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




