Jembatan Merah Putih Dibangun, Akses Pertanian Majalengka Kian Terbuka
Bupati Majalengka H Eman Suherman bersama Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menghadiri pelatakan batu pertama jembatan merah putih. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

Jembatan Merah Putih Dibangun, Akses Pertanian Majalengka Kian Terbuka

Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan jalur pertanian Desa Putridalem dengan Desa Pangkalan Pari. Kehadirannya diharapkan memangkas hambatan mobilitas warga, khususnya petani.

TIMES Majalengka,Kamis 20 Agustus 2026, 14:54 WIB
469
J
Jaja Sumarja

MAJALENGKASinergi Polri dan Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka), Jawa Barat, kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh.

Peletakan batu pertama jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas pertanian tersebut dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026).

Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan jalur pertanian Desa Putridalem dengan Desa Pangkalan Pari.

Kehadirannya diharapkan memangkas hambatan mobilitas warga, khususnya petani yang selama ini menggunakan akses tersebut untuk mengangkut hasil pertanian.

Pembangunan infrastruktur tersebut juga dinilai strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Jatitujuh.

Peletakan batu pertama dihadiri Bupati Majalengka Eman Suherman, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Camat Jatitujuh bersama unsur Forkopimcam, perwakilan Yayasan Rillah Keluarga Muslim, serta tokoh masyarakat.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih menjadi gambaran nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

"Pembangunan Jembatan Merah Putih ini dampaknya sangat positif dan luas bagi masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari kekuatan sinergitas serta kolaborasi antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, seluruh elemen masyarakat, serta dukungan dari Yayasan Rillah Keluarga Muslim," ujar AKBP Aldy.

Menurutnya, pembangunan jembatan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga segera dimanfaatkan masyarakat. "Target penyelesaiannya dalam waktu dekat agar segera bisa dimanfaatkan oleh warga," katanya.

Peletakan batu pertama jembatan merah putih di Kabupaten Majalengka. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)
Peletakan batu pertama jembatan merah putih di Kabupaten Majalengka. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

Apresiasi juga disampaikan Bupati Majalengka Eman Suherman. Ia menilai pembangunan jembatan tersebut secara langsung menjawab kebutuhan warga, terutama dalam memperlancar akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat Desa Putridalem.

"Atas nama masyarakat, khususnya Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pak Kapolres beserta jajaran," kata Bupati Eman.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tidak hanya berkaitan dengan konektivitas, tetapi juga memberikan rasa aman dan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Desa Putridalem Endah Hendrawati menyambut pembangunan tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, Jembatan Merah Putih menjadi akses vital bagi petani yang menghubungkan dua wilayah pertanian.

"Kami atas nama Pemerintah Desa dan warga Putridalem mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Jembatan ini menghubungkan jalur pertanian antara Desa Putridalem dan Pangkalan Pari," tutur Endah.

Ia berharap jembatan tersebut dapat mempercepat proses pengangkutan hasil panen sekaligus menekan hambatan distribusi yang selama ini dihadapi petani.

"Hadirnya Jembatan Merah Putih ini sangat membantu para petani dalam mengangkut hasil panen secara lebih cepat dan efisien, sehingga langsung berdampak pada peningkatan ekonomi warga kami," ujarnya.

Pembangunan Jembatan Merah Putih di Jatitujuh menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. 

Selain membuka akses antar wilayah, jembatan tersebut diharapkan ikut menopang produktivitas pertanian, ketahanan pangan lokal, dan pertumbuhan ekonomi warga.

Lebih jauh, kolaborasi Polri, pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan unsur swasta dalam pembangunan tersebut memperlihatkan bahwa infrastruktur berbasis kebutuhan warga dapat lahir dari semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Jaja Sumarja
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Majalengka, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.